by

Shalat Idul Adha di PemKab Ciamis dapat Digelar Berjama’ah

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis menyampaikan beberapa persyaratan terkait pelaksanaan shalat Idul Adha berjama’ah di masjid.

Shalat Idul Adha diizinkan untuk dilaksanakan berjama’ah, baik di lapangan ataupun di masjid.

Namun, warga yang ingin menghadiri shalat Idul Adha berjama’ah harus mematuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak.

Kebijakan ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) No. 18 tahun 2020, yang mengatur tentang penyelenggaraan salat Idul Adha.

“Kebijakan disesuaikan dengan kondisi daerah yang bersangkutan. Terkait level kewaspadaan penanganan Covid-19,” kata Kepala Kemenag Ciamis, Agus Abdul Kholik, Jumat (10/7/2020).

Ketentuan untuk Sholat Idul Adha
Dalam peraturan ini, sholat Idul Adha diizinkan dengan memperhatikan beberapa syarat. Di antaranya, menyiapkan petugas untuk memantau penggunaan protokol medis.

Selanjutnya, membersihkan tempat pelaksanaan shalat berjama’ah dengan desinfektan. Batasi jumlah pintu atau jalur masuk bagi jama’ah. Menyediakan fasilitas pencuci tangan dan hand sanitizer.

Kemudian, petugas penyelenggara, dengan bantuan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten, harus menyediakan alat untuk memeriksa suhu tubuh.

”Jika ditemukan jemaah dengan suhu lebih dari 37,5 derajat Celcius, tidak diperkenankan masuk atau mengikuti salat berjamaah,” ungkap Agus.
Saat melakukan shalat Idul Adha, pembatasan jarak harus dilakukan dengan tanda khusus. Doa dan khotbah dipersingkat dengan durasi waktunya tanpa mengurangi syarat dan rukunnya.

Pemerintah Kabupaten Ciamis mengijinkan shalat Idul Adha secara berjamaah

Pemerintah Bupati Ciamis mengizinkan masyarakat untuk mengadakan shalat Idul Adha 1441 secara berjama’ah. Tetapi jama’ah harus mematuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak.

“Salat Idul Adha nanti harus dipersiapkan sebaik-baiknya. Diharapkan pelaksanaan berjalan lancar dan tidak menyebabkan klaster baru,” kata Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra.

Shalat Idul Adha di sekitar kota Ciamis diadakan di halaman Masjid Agung Ciamis.

Mengenai shalat Idul Adha berjama’ah di tingkat kecamatan dan desa, Yana mengingatkan harus dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ciamis Wawan S. Arifin juga menyatakan kesiapannya untuk mengadakan shalat Idul Adha berjama’ah di halaman Masjid Agung Ciamis.

Menurut Wawan, para jama’ah yang mengikuti shalat Idul Adha sebagian besar adalah orang-orang yang tinggal di Ciamis. Berbeda dengan sholat Ied, yang jama’ahnya sebagian besar adalah pemudik.

“Kalau Idul Fitri banyak pemudik yang mengikuti salat berjamaah. Tapi kalau Idul Adha kebanyakan masyarakat yang mukim di Ciamis,” jelasnya.
DMI dan DKM Masjid Agung Ciamis telah sepakat untuk mengikutsertakan Pramuka untuk memantau penggunaan protokol medis dalam sholat Idul Adha.

Wawan menambahkan bahwa untuk keberhasilan shalat Idul Adha, bantuan dari Tim Gugus Tugas Kabupaten Ciamis sangat diperlukan.

Sumber : galuh.id

Kategori Terkait